Selasa, 10 November 2020

Pengecekan kelengkapan materi

 Materi perkuliahan minggu ke 9

MK : KEAMANAN SISTEM KOMPUTER 

Tugas (08 November 2020) 


Semester 3 - 2020/2021

S1 TEKNIK INFORMATIKA 

KEAMANAN SISTE INFORMATIKA - C31040319

Dosen : Desi Rose Hertina, ST, M.Kom

Nama : Melani Yunisa Baitang 

NIM : 201931074

Daerah Asal : Way kanan,Lampung

Lokasi Terkini : JAKARTA, DKI JAKARTA


Assalamualaikum temen temen semua semoga sehat selalu dimanapun berada terimaksih yaa sudah sempatkan membaca blog aku tapi di blog kali ini berbeda gais karna isi blog ini adalah pengecekan tugas yang saya kumpul ke dosen saya 
Saya sangat bersyukur kepada Allah swt yang memberikan kesehtan serta kelancar kepada saya untuk mengerjakan tugas "keamanan sistem komputer"yang diberikan oleh dosen saya.selamat membaca ya temean teman  
Disini juga adaa link blog teman teman saya  gaiss kalo mau baca blog lainnya boleh banget ni

 Yang dimana tugas tersebut harus memenuhi kriteria berikut :

1. Blog harus menggunakan bahasa sendiri atau jangan hanya copy paste

2. Mencantumkan link sumber atau link referensi

3. Mencantumkan link utama teman satu kelas

Berikut ini adalah beberapa tugas yang telah saya lakukan pengecekan atau perbaikan :

 •> MATERI PERKULIAHAN 1

Tanggal : 20 September 2020

Tentang : Pengantar Keamanan Sistem Komputer 

Keterangan : Sudah diperbaharui 

•> MATERI PERKULIAHAN 2

Tanggal : 23 September 2020

Tentang : Keamanan Sistem Komputer

Keterangan : Sudah diperbaharui       

•> MATERI PERKULIAHAN 3 

Tanggal : 30 September 2020 

Tentang : Sistem Keamanan Jaringan Komputer

Keterangan : Sudah diperbaharui 

•> MATERI PERKULIAHAN 5  

Tanggal : 14 Oktober 2020

Tentang : Malware

Keterangan : Sudah diperbaharui 

•> MATERI PERKULIAHAN 6  

Tanggal : 21 Oktober 2020

Tentang : Kriptografi

Keterangan : Sudah diperbaharui 

•>MATERI PERKULIAHAN 7            

Tanggal : 25 Oktober 2020

Tentang : Steganografi

Keterangan : Sudah diperbaharui   

•> PERKULIAHAN 8

Kami melakukan UTS  

•>  MATERI PERKULIAHAN 9

Kami melakukan pengecekan tugas

 

Dan selanjutnya adalah link utama pada kelas B mata kuliah Keamanan Sistem Komputer, yang dimana terdapat 40 mahasiswa, antara lain : 

1 201831013 AGIL BINTORO SANDY

https://agilbsandy.wordpress.com

2 201831024 HUSNUZAN HIDAYAT PRATAMA ABBAS

https://tamamasbro.wixsite.com/home

3 201831034 ALASAN FOWORENZES SINAGA

https://alasanfsinaga.blogspot.com/2020/09/alasan-f-sinaga-201831034-keamanan.html

4 201831043 DHANI OKTAVIAN ELFARABY

https://dhanioktavianelfaraby.blogspot.com

5 201831054 SULKIFLI

https://zlkfli07.blogspot.com/?m=1

6 201831055 ANNISA NURUL FAHIRA

https://keamanansistemkomputerfahira.blogspot.com/2020/09/keamanan-sistem-komputer.html

7 201831064 ARDIANSYAH

8 201831065 ARIO NUGROHO https://arionugroho112233.blogspot.com/?m=1

9 201831075 BRIGITA TIORA https://sobatksk.blogspot.com

10 201831086 DENNY WAHYU PRIYAMBODO https://kalkulus1berenang.blogspot.com/2020/09/keamanan-sistem-komputer-2.html

11 201831091 MELANTHON JOSSE SIRAIT https://melanthonsirait.blogspot.com/2020/09/keamanan-sistem-komputer-perkuliahan-2.html

12 201831095 MUHAMMAD FEBRIANSYAH

13 201831116 ZAHIER MUHAMMAD PELU 

https://zahierp-itpln.blogspot.com/

14 201831117 SANDY.T.LAITUPA

https://sandylaitupa2.blogspot.com/2020/09/ksk_23.html?m=1

15 201831127 ALAN AKBAR 

https://alanakbar22.blogspot.com/

16 201831148 LAILIL AYU FITRIYAH

https://lailil148.blogspot.com/?m=1 

17 201831152 CHARLIE RAJA SAMUEL SIAHAAN https://charliestory26.blogspot.com/

18 201931018 ATHALLA NAUFAL JAFAR

19 201931026 M.FIRDAUS 

https://firdausmhd264.blogspot.com 

20 201931038 ANGELIA AYUYOLANDA S  https://keamanansistemkompas.blogspot.com/

21 201931039 MUHAMMAD FAISAL

https://jalanbaruuntuk90.blogspot.com/?m=1

22 201931048 ACHMAD DWI NUSANTORO https://19048ksk.blogspot.com/?m=1

23 201931064 CINDY ORELLA ASARYA SILALAHI https://asaryaslh.blogspot.com

24 201931066 NUR ISMI NADIAH https://nurisminadiahh.blogspot.com/?m=1

25 201931072 RICKY MARNAEK SIBARANI https://rickymarneksibarani.blogspot.com/

26 201931074 MELANI YUNISA BAITANG https://melaniyunisa.blogspot.com/?m=1

27 201931085 YUSRIL NAUVALLY RISKY https://yusrilksk.blogspot.com/

28 201931096 ANDI BATARI SALMIN https://abatarisalmin.blogspot.com/?m=1

29 201931100 NELLY YULIA https://keamanansistemkomputerr.blogspot.com/

30 201931111 FIRYAL FAHIRA S. AGAM https://ksk-b111.blogspot.com/?m=1

31 201931121 ANGELA PRASETYO

angelaprasetyo00.blogspot.com

32 201931142 FIRDAUS YOGA ANGGORO https://tugasblogidentitas.blogspot.com/

33 201931156 MUHAMMAD BHAHRY HAKIKI(bhahryksk.blogspot.com)

34 201931157 ABDUL HADI SADIK http://hadisadik0227.blogspot.com/2020/09/pertemuan-2.html?m=1

35 201931167 DWI SAMSIARTO

doeysam.blogspot.com/2020/09/1_22.html

36 201931169 YOHANES TRI SUGIARTO

https://tugasyohanes.blogspot.com/?m=1

37 201931171 MUHAMMAD ALDI IRFAN

https://201931171aldi.blogspot.com/

38 201931173 MUHAMMAD AGUM BRILIANTO https://201931173agum.blogspot.com/

39 201931175 MUHAMMAD MA'RUF

https://marufksk1.blogspot.com/

40 201931272 LILIES CAHYANTI

http://berbagiilmu-informatika.blogspot.com

41.201931018 Athalla Naufal Jafar

https://athallanaufaljafarksk.blogspot.com/2020/11/keamanan-sistem-komputer_10.html


Terimaksih sudah meluangakn waktu dan membaca blog ini 

Semoga kita semua sehat selalu..




malware

 MATERI PERKULIAHAN 5


 Semester 3 -2020/2021
S1 TEKNIK INFORMATIKA
KEAMANAN SISTEM INFORMATIKA -
C31040319
Dosen:Desi Rose Hertina,ST,M.Kom
Nama:Melani Yunisa Baitang
Nim:201931074
Daeah Asal: Way Kanan,Lampung
Lokasi terkini:Jakarta,DKI Jakarta

Malware (Malicious Software) adalah suatu program yang dirancang dengan tujuan untuk merusak dengan menyusup ke sistem komputer. Malware dapat menginfeksi banyak komputer dengan masuk melalui email, download internet, atau program yang terinfeksi

.Sama seperti di dunia nyata, Internet tidak sepenuhnya aman. Jika di tahun 1980-an malware dibuat hanya untuk iseng, sekarang malware dibuat oleh para profesional sebagai alat untuk melakukan kejahatan.


Cyber crime atau kejahatan yang dilakukan dengan teknologi komputer dan Internet, sudah lama menjadi isu keamanan. Mau tidak mau, kita mesti sadar akan bahaya dan cara pencegahannya.


Perangkat apa pun yang kita gunakan ketika mengakses Internet, entah itu laptop, PC, atau smartphone, semua itu memiliki risiko yang sama. Ketika mengakses Internet, pernahkah terpikir bahwa informasi pribadi Anda aman dari pencurian? Ketika mengakses Internet, pernahkah Anda terpikir bahwa komputer Anda aman dari berbagai macam program berbahaya?

Spyware – Malware ini adalah dirancang untuk melacak dan memata-matai pengguna. Spyware sering berisi pelacak aktivitas, pengumpul penekanan tombol, dan pengambilan data. Dalam upaya untuk melewati prosedur keamanan, spyware sering memodifikasi pengaturan keamanan. Spyware sering melekatkan diri pada perangkat lunak yang sah atau dengan Trojan horse.


Adware – Perangkat lunak didukung iklan yang dirancang untuk secara otomatis menampilkan iklan. Adware sering terinstal bersama beberapa versi perangkat lunak. Beberapa adware dirancang hanya untuk menampilkan iklan namun lazim juga ditemukan adware yang disertai spyware.


Bot – Dari kata robot, bot adalah malware yang dirancang untuk secara otomatis melakukan tindakan, biasanya secara online. Meskipun sebagian besar bot tidak berbahaya, yang meningkatkan penggunaan bot berbahaya adalah botnet. Beberapa komputer terinfeksi oleh bot yang diprogram untuk diam menunggu perintah yang diberikan oleh penyerang.


Ransomware – Malware ini dirancang untuk menahan sistem komputer atau data di dalamnya hingga tebusan dibayar. Biasanya ransomware bekerja dengan mengenkripsi data di komputer dengan kunci yang tidak diketahui oleh pengguna. Beberapa versi lain ransomware dapat memanfaatkan kerentanan sistem tertentu untuk mengunci sistem. Ransomware tersebar melalui file yang diunduh atau beberapa kerentanan perangkat lunak.


Scareware – Ini adalah jenis malware yang dirancang untuk memaksa pengguna melakukan tindakan tertentu karena takut. Scareware memalsukan jendela pop-up yang menyerupai jendela dialog sistem operasi. Jendela ini menyampaikan pesan palsu yang menyatakan bahwa sistem berisiko atau perlu menjalankan program tertentu agar kembali beroperasi secara normal. Kenyataannya, tidak ada masalah yang diperiksa atau dideteksi dan jika pengguna setuju dan menghapus program yang disebutkan untuk dijalankan, sistem miliknya akan terinfeksi malware.

Rootkit – Malware ini dirancang untuk mengubah sistem operasi untuk membuat backdoor. Penyerang kemudian menggunakan backdoor tersebut untuk mengakses komputer dari jarak jauh. Sebagian besar rootkit memanfaatkan kerentanan perangkat lunak meningkatkan hak istimewa dan memodifikasi file sistem. Rootkit juga lazim memodifikasi forensik sistem dan alat bantu pemantauan, membuat rootkit sangat sulit dideteksi. Sering, sistem operasi komputer yang terinfeksi rootkit harus dihapus dan diinstal ulang.


Virus - Virus adalah kode berbahaya yang dapat dijalankan yang terlampir pada file lain yang dapat dijalankan, sering kali merupakan program yang sah. Sebagian besar virus memerlukan pengaktifan oleh pengguna akhir dan dapat aktif pada waktu atau tanggal tertentu. Virus dapat tidak berbahaya dan hanya menampilkan gambar namun virus juga dapat bersifat merusak, misalnya virus yang mengubah atau menghapus data. Virus juga dapat diprogram untuk bermutasi untuk menghindari deteksi. Sebagian besar virus kini disebarkan melalui drive USB, disk optik, jaringan bersama, atau email.


Trojan horse - Trojan horse adalah malware yang menjalankan operasi berbahaya dengan menyamar sebagai operasi yang diinginkan. Kode berbahaya ini mengeksploitasi hak istimewa pengguna yang menjalankannya. Sering kali, Trojan horse ditemukan di file gambar, file audio, atau permainan. Trojan horse berbeda dari virus karena melekatkan diri ke file yang tidak dapat dijalankan.


Worms – Worm adalah kode berbahaya yang menggandakan dirinya dengan secara mandiri mengeksploitasi kerentanan dalam jaringan. Worm biasanya memperlambat jaringan. Virus memerlukan program host agar dapat berjalan, namun worm dapat mengaktifkan diri sendiri. Worm hanya memerlukan partisipasi pengguna untuk infeksi awal. Setelah host terinfeksi, worm dapat menyebar dengan sangat cepat melalui jaringan. Worm memiliki pola yang serupa. Semua worm dapat menimbulkan kerentanan, dapat menyebarkan diri, dan semua berisi muatan.


Worm bertanggung jawab atas beberapa serangan paling dahsyat pada Internet. Seperti ditunjukkan pada Gambar 1, pada tahun 2001 worm Code Red telah menginfeksi 658 server. Dalam waktu 19 jam, worm telah menginfeksi lebih dari 300.000 server, seperti ditunjukkan pada Gambar 2.


MitM (Man-In-The-Middle) – MitM memungkinkan penyerang mengambil alih kontrol perangkat tanpa sepengetahuan pengguna. Dengan tingkat akses tersebut, penyerang dapat mencegat dan mengambil informasi pengguna sebelum mengirimkannya ke tujuan yang dimaksud. Serangan MitM secara luas digunakan untuk mencuri informasi keuangan. Banyak malware dan teknik ada untuk memberi penyerang kemampuan MitM.

MitMo (Man-In-The-Mobile) – Variasi dari man-in-middle, MitMo adalah jenis serangan yang digunakan untuk mengendalikan perangkat bergerak. Bila terinfeksi, perangkat bergerak dapat diinstruksikan agar mengungkapkan informasi sensitif pengguna dan mengirimkannya kepada penyerang. ZeuS, contoh eksploitasi dengan kemampuan MitMo, memungkinkan penyerang dengan diam-diam mengambil pesan SMS verifikasi 2 langkah yang dikirim kepada pengguna.

Beberapa cara mencegah masuknya virus malware pada komputer diantaranya:


1.Sering update aplikasi

Salah satu mencegah masuknya malware pada komputer adalah sering mengupdate perangkat dan juga aplikasi yang ada misalnya saja update OS,software antivirus dan juga browser yang menjadi cara tempat masuknya malware.

2.Memasang antivirus

Sangat penting bagi kita yang memiliki komputer atau laptop untuk memasang antivirus ataupun internet security. Anda bisa memilih antivirus yang handal seperti Avast da Norton atau antivirus lainnya yang terpercaya dan berkualitas.

3.Selektif saat mendownload aplikasi

Kadang kita suka mendownload aplikasi gratisan atau bajakan, hal ini sangat berbahaya bagi komputer Anda. Bisa jadi aplikasi bajakan tersebut mengandung malware. Pastikan Anda mendownload aplikasi di tempat yang tepat dan hindari aplikasi bajakan.

4.Selektif saat browsing

Untuk mencegah malware masuk ke komputer Anda, hindari menelusuri web atau situs yang kurang jelas atau tidak terpercaya. Jangan sekali-kali mendownload file atau aplikasi pada situs yang tidak jelas dan menggunakan file hosting mediafire dan lainnya.Hati-hati dalam membuat pasword

Anda harus lebih berhati-hati saat membuat pasword baik pasword email ataupun pasword lainnya. Pastikan menggunakan kombinasi huruf, angka dan kode yang sangat sulit.

5.Memasang software anti malware

Saat ini banyak pabrikan teknologiyang menjual software anti malware yang berkualitas. Anda bisa memilih sofware tersebut untuk mencegah malware masuk kedalam komputer. Beberapa software anti malware tersebut terbukti bisa mencegah, menghindari dan juga mengatasi malware pada komputer dan perangkat lainnya.


Sebelum data Anda diacak-acak dan dicuri malware, langkah terbaik adalah mencegahnya. Malware sangat berbahaya apalagi bila Anda sering bertransaksi online, jangan pernah ragu untuk memasang keamanan berkualitas pada laptop, komputer atau gadget Anda untuk menghindari malware.




sistem keamanan jaringan komputer

 

MATERI PERKULIHAN  3

 Semester 3 -2020/2021
S1 TEKNIK INFORMATIKA
KEAMANAN SISTEM INFORMATIKA -
C31040319
Dosen:Desi Rose Hertina,ST,M.Kom
Nama:Melani Yunisa Baitang
Nim:201931074
Daeah Asal: Way Kanan,Lampung
Lokasi terkini:Jakarta,DKI Jakarta



 

Assalamualaikum temen-temen semuanya,Perkenalkan nama saya melani yunisa baitang  disini saya akan berbagi materi mengenai keamanan sistem komputer

Pertama tama saya akan membahas mengenai keamanan sistem jaringan komputer yaitu proses untuk mengidentifikasi dan mencegah  pengguna yang tidak sah dari suatu jaringan  komputer . Tujuannya tentu saja untuk mengantisipasi resiko ancaman berupa peruskan baguan fisik komputer maupun pencurian data seseorang.keamanan jaringan menurut mariusz statwoski dalam jurnalnya "the principles of network securt design" adalah kemanan jaringan yang utama sebagai perlindungan sumber daya sistem terhadapa ancaman yang berasal dari luar jaringan. Maka dari itu keterkaitan keamanan jaringan dan sistem sangatlah penting karna melindungi luar dan dalam komputer tersebut.


Gangguan Keamanan jaringan adalah gangguan yang merusak sistem jaringan pada komputer tersebut  dan ada beberapa metode melakukan serangan pada sistem keamanan jaringan


1.Spoofing. Teknik serangan yang dilakukan attacker dengan cara memalsukan data sehingga attacker dapat terlihat seperti host yang dapat dipercaya

2. DDoS (Distributed Denial of Service) 

3.Packet Sniffing

4.DNS Poisoning

5.Trojan Horse

6.SQL Injection

7.25 Password Yang Paling Sering Digunakan Sepanjang Tahun 2016.

Selanjutnya ada upaya yang dapat kita lakukan untuk menjaga keamanan jaringan

1. Kunci Jalur Akses Ke Jaringan

Langkah pertama yang harus diambil adalah kunci jalur akses ke jaringan. Hal ini meliputi :

Konfigurasikan firewall dengan benar. Hal ini bertujuan untuk membatasi informasi yang masuk ke jaringan Anda.Selanjutnya, mencegah orang menggunakan perangkat eksternal yang tidak sah di jaringan milik Anda. Hal ini dapat menghindarkan Anda dari ancaman virus maupun pelanggaran data.Terakhir, membatasi orang-orang mengakses jaringan Anda dari jarak jauh melalui VPN maupun perangkat lunak akses jarak jauh lainnya.



2. Penilaian Keamanan Jaringan

Langkah kedua adalah melakukan penilaian keamanan jaringan. Namun sebelum itu, identifikasi terlebih dulu yang membentuk jaringan Anda seperti server, router, komputer, firewall, switches, dan lain-lainnya. Penilaian ini harus mencakup non-teknis seperti kesenjangan informasi yang ada di jaringan maupun wawasan teknis seperti pemindaian informasi yang ada di jaringan.


3. Dokumentasikan Kebijakan Keamanan Jaringan

Selanjutnya, Anda perlu membuat kebijakan yang mendokumentasikan persyaratan keamanan jaringan teknis maupun non-teknis. Hal ini termasuk kontrol kualitas yang terkait dengan perangkat keras jaringan, persyaratan yang berkaitan dengan pengguna yang berwenang dan akses jarak jauh


4. Atur dan Konfigurasikan Perangkat Jaringan

Langkah berikutnya adalah atur dan konfigurasikan perangkat jaringan dengan benar. Kenapa? Hal ini bertujuan untuk menjaga keamanan. Jika tidak dilakukan dengan baik, resiko keamanan akan muncul seperti port pada firewall membuka jaringan ke dunia luar yang dibiarkan terbuka. Tidak hanya itu saja, perangkat jaringan seperti router dan switches juga dapat menjadi resiko keamanan jika tidak dikonfigurasikan dengan benar.


5. Tetap Monitoring Jaringan Anda

Langkah terakhir berikut merupakan solusi yang tepat untuk masalah keamanan jaringan. Dengan langkah terakhir ini, Anda dapat memonitoring jaringan selama 24 jam sehingga Anda tidak perlu khawatir lagi akan masalah keamanan seperti ancaman peretas dan sejenisnya. Staf maupun vendor IT akan mencari aktivitas mencurigakan, cyber attack, dan kerentanan keamanan di jaringan Anda ketika memonitor keamanan jaringan,

Itulah kelima cara untuk meningkatkan keamanan jaringan. Jika Anda ingin menerapkan solusi terakhir untuk keamanan jaringan Anda maka NetMonk, aplikasi monitoring jaringan dan network monitoring services, adalah pilihan yang tepat

Dan yang terkahir kita akan membahas level keamanan sistem komputer meliputi:

Keamanan level 0 : keamanan fisik merupakan keamanan tahap awal dari komputer security. Jika keamanan fisik tidak terjaga dengan baik maka data-data bahkan hardware komputer sendiri, tidak dapat diamankan.

Keamanan level 1 : terdiri dari database security, keamanan PC itu sendiri, device, application. Untuk mengamankan sebuah database, komponen yang lain memiliki peranan yang penting. Misalnya oracle. Data security adalah cara mendesain database tersebut. Device security adalah alat-alat apa yang dipakai supaya keamanan komputer terjaga.

Keamanan level 2 : komputer yang terhubung dengan jaringan, baik itu LAN, WAN maupun internet sangat rawan dalam masalah keamanan karena komputer server bisa diakses menggunakan komputer client, baik itu merusak data atau mencuri data.

Keamanan level 3 : maksud dari keamanan informasi disini adalah keamanan informasi-informasi yang kadang kala tidak begitu dipedulikan oleh administrator atau pegawai, seperti memberikan password ke teman , kertas-kertas bekas transaksi dll.

Keamanan level 4 : merupakan keamanan secara keseluruhan dari komputer. Jika level 1-3 sudah dapat dikerjakan dengan baik maka otomatis keamanan level 4 sudah terpenuhi.

sumber: https://gudangssl.id/sistem-keamanan-jaringan-komputer/


Minggu, 25 Oktober 2020

Steganografi



 MATERI PERKULIAHAN 7

 Semester 3 -2020/2021
S1 TEKNIK INFORMATIKA
KEAMANAN SISTEM INFORMATIKA -
C31040319
Dosen:Desi Rose Hertina,ST,M.Kom
Nama:Melani Yunisa Baitang
Nim:201931074
Daeah Asal: Way Kanan,Lampung
Lokasi terkini:Jakarta,DKI Jakarta




hallo siang semua temen temen semoga selalu diberi kesehatan yaa.. hari ini aku upload materi baru yaitu steganografi 

Pengertian Steganografi “steganography” adalah ilmu, teknik atau seni menyembunyikan pesan rahasia atau tulisan rahasia sehingga keberadaan pesan tidak terdeteksi orang lain kecuali pengirim dan penerima pesan tersebut. Steganografi berasal dari bahasa Yunani yaitu steganos “tersembunyi/menyembunyikan” dan graphy “tulisan”, sehingga secara lengkap bermakna tulisan yang disembunyikan.

Sejarah Steganografi

Steganografi adalah seni dan sains untuk menulis pesan tersembunyi dengan cara tertentu sehingga tidak seorangpun selain si pengirim dan si penerima akan menyadari ada sebuah pesan tersembunyi. Singkatnya, kriptografi mengacak arti dari sebuah pesan, tetapi kriptografi tidak menutupi kenyataan bahwa ada sebuah pesan dalam media tertentu. Kini, menyembunyikan informasi digital di dalam computer file masuk ke dalam ruang lingkup steganografi. Contohnya, pengirim dapat mulai dengan file gambar dengan tampilan seperti Biasa, kemudian mengatur warna setiap pixel ke-100 agar sesuai dengan sebuah huruf dalam alphabet, sebuah cara yang halus sehingga tidak ada seorangpun yang akan menyadari bahwa ada sebuah pesan di dalam gambar tersebut.

Dalam buku Histories of Herodatus Steganografi dengan media kepala budah (dikisahkan oleh Herodatus, penguasa Yunani di tahun 440 BC. Yaitu dengan cara kepala budak dibotaki, ditulisi pesan, rambut budak dibiarkan tumbuh, budak dikirim. Ditempat penerima kepala budak digunduli supaya pesan dapat terbaca.Pemakaian tinta tak-tampak (invisible ink), tinta dibuat dari campuraan sari buah, susu dan cuka. Tulisan diatas kertas bisa dibaca dengan memanaskan kertas tersebut.

Apa perbedaan kriptografi dan steganografi

Kriptografi adalah studi menyembunyikan informasi dan digunakan saat berkomunikasi melalui media yang tidak dipercaya seperti internet, di mana informasi perlu dilindungi dari pihak ketiga lainnya. Kriptografi modern berfokus pada pengembangan algoritme kriptografi yang sulit dihancurkan oleh musuh karena kekerasan komputasi oleh karena itu tidak dapat dipatahkan dengan cara praktis.

Sedangkan steganografi berkaitan dengan penulisan pesan tersembunyi sehingga hanya pengirim dan penerima yang tahu bahwa pesan itu ada. Karena tidak ada seorang pun kecuali pengirim dan penerima yang mengetahui keberadaan pesan, itu tidak menarik perhatian yang tidak diinginkan. Steganografi digunakan bahkan pada zaman kuno dan metode kuno ini disebut Steganografi Fisik. Beberapa contoh untuk metode ini adalah pesan yang disembunyikan di badan pesan, pesan yang ditulis dalam tinta rahasia, pesan yang ditulis pada amplop di daerah yang dicakup oleh prangko, dll. 




Perbandingan kriptografi dan steganografi

Prinsip dari kriptografi ada 4 komponen (Kata Kunci):

1. Plaintext : Pesan yang dapat dibaca.

2. Ciphertext : Pesan acak yang tidak dapat dibaca.

3. Key : Kunci dalam melakukan kriptografi.

4. Algorithm : Metode dalam melakukan enkripsi dan dekripsi.


Ada dua proses dasar dari kriptografi yang akan di bahas :

Enkripsi (Encryption)

Enkripsi
Enkripsi adalah sebuah proses menjadikan teks dalam pesan yang dapat dibaca (Plaintext) menjadi text acak yang tidak dapat dibaca (Ciphertext).

Dekripsi (Dencryption)

Dekripsi

Dekripsi adalah sebuah proses kebalikan dari enkripsi dimana proses ini akan mengubah ciphertext menjadi plaintext dengan menggunakan algorithm pembalik dan key yang sama.

×


Home / Kriptografi


Perbedaan Kriptografi dan Steganografi beserta contohnya


Post a Comment




Kita sering menemukan istilah kriptogtafi dan Steganografi (Munkin agak asing yang ini) dalam dunia digital.


Sebetulnya apa sih pengertian dari kriptogtafi dan Steganografi ?


Kita akan bahas sedikit demi sedikit tentang hal tersebut.


Kriptografi


Berasal dari kata yunani, terdiri dari dua suku kata yaitu kripto dan graphia. Kripto artinya menyembunyikan, sedangkkan graphia berarti tulisan.


Kriptografi adalah ilmu yang berhubungan dengan teknik yang mempelajari matematika dalam aspek keamanan informasi seperti kerahasiaan data, integritas data, keabsahan data, dan autentikasi data.


Akan tetapi tidak semua aspek keamanan dapat di selesaikan dengan kriptografi.


Kriptografi juga dapat dikatan sebagai seni dan ilmu dalam menjaga pesan.




Prinsip dari kriptografi ada 4 komponen (Kata Kunci):


1. Plaintext : Pesan yang dapat dibaca.

2. Ciphertext : Pesan acak yang tidak dapat dibaca.

3. Key : Kunci dalam melakukan kriptografi.

4. Algorithm : Metode dalam melakukan enkripsi dan dekripsi.


Ada dua proses dasar dari kriptografi yang akan di bahas :


Enkripsi (Encryption)

Dekripsi (Dencryption)


Key yang digunakan untuk kedua proses diatas (Enkripsi dan Dekripsi), bisa disebut dengan secret key, shared key atau symetric key criptosystems.


Beikut adalah ilustrasi dalam penggunaan Enkripsi dan Dekripsi dalam Kriptografi.


Enkripsi

Enkripsi adalah sebuah proses menjadikan teks dalam pesan yang dapat dibaca (Plaintext) menjadi text acak yang tidak dapat dibaca (Ciphertext)

 Dekripsi


Dekripsi adalah sebuah proses kebalikan dari enkripsi dimana proses ini akan mengubah ciphertext menjadi plaintext dengan menggunakan algorithm pembalik dan key yang sama. Contoh:

Ciphertext Plaintext xasgn rumah suzux motor qusvux kompor dst… 

Contoh Kriptografi:

Steganografi


Pernahkah kamu mengupload video ke youtube akan tetapi terkena copyright atau upload gambar ke google kena copyright?, itu semua merupakan hal yang aneh bukan? padahal kita sudah mendownloadnya terlebih dahulu lalu diedit dan di upload.Video yang diupload kemungkinan terdapat Steganografi dalam melindungi hak cipta dari sebuah file tersebut.Misalnya download file mp3 bajakan dari blog bukan web resminya atau gambar yang berbayar diupload ulang maka akan terdeteksi copyright ketika ada internet.Hal-hal tersebut bisa di ketahui karena file tersebut mengandung Steganografi di dalamnya.Lalu apa arti dari Steganografi?Steganografi berasal dari kata yunani yang artinya terselubung atau tersembunyi dan graphein yang berarti menulis.

Steganografi adalah sebuah ilmu dan seni menulis atau menyembunyikan pesan tersembunyi dalam sebuah pesan sehingga hanya orang yang membuat dan menerima yang tahu pesan tersebut. 

Bisa dibilang pesan tersebut dapat dikatakan sangat rahasia.Sekarang istilah tersebut biasanya dipakai sebagai penyembunyi data digital (termasuk file copyright sehingga tidak bisa diakui orang lain).Data digital termasuk seperti file gambar, suara, video dan lainnya.

Contohnya, Pembuatan lagu pop yang melibatkan banyak pakar termasuk Steganografi, dalam pembuatan lagu tersebut si pembuat Steganografi akan menyisipkan Steganografi dalam file audio tersebut, sehingga orang lain tidak bisa menggunakannya dengan sembarangan.

Pemberian Steganografi tidak akan bisa dilihat dengan mudah karena sudah dirancang sesuai dengan keinginan pakar tersebut.Terdapat banyak seklai teknik dalam Steganografi dalam menyembunyikan pesan rahasia dalam file-file seperti teks, gambar, ataupun audio tanpa memperlihatkannya dengan nyata.

Metode ini termasuk seperti tinta yang tidak tampak, micodots, pengaturan kata-kata, tanda tangan digital, jalur yang tersembunyi dan komunikasi spektrum lebar.

 Tujuan utama dari Steganografi adalah merahasiakan keberadaan dari sebuah pesan tersembunyi dalam sebuah informasi.

Dalam praktek Steganografi, perubahan yang dilakulan dengan sangat hati-hati sehingga tidak merubah  file yang diberi Steganografi.

Metode penyisipan Steganografi dalam berbagai format digital ini sangat efektif mengurangi tindak kecurangan pada file yang di lisensikan. Ada berbagai macam format yang biasa digunakan dalam menyisipkan Steganografi.

-  Format Gambar  : png, jpeg, jpg, dan format lain.

-Format Suara : wav, voc, mp3, dll.

-  Format lain : html, pdf, Json, text dll.

Kelebihan dari Steganografi dibandingkan dengan kriptografi adalah pesan dari Steganografi tidak menarik perhatian orang. 

Walaupun kriptografi dianggap bisa terlihat dengan mata akan tetapi kriptografi tidak mudah untuk dipecahkan, maka dari itu banyak yang mengkolaborasikan Steganografi dan kriptografi dalam dunia digital.

Kolaborasi antara kriptografi dan Steganografi dapat membuat pesan aman dan sulit untuk di cari seta di bongkar.

Sebuah pesan Steganografi, pertama-tama akan dienkripsi ke beberapa arti tradisional agar menghasilkan ciphertext. 

Metode Steganografi

Kebanyakan dalam algoritma Steganografi menggunaakn kombinasi dari berbagai bidang teknik dalam melakukan tugas penyelubung pesan.

Berikut ini merupakan 4 jenis metode yang di gunakan di Steganografi:

1. Least Significant Bit Insertion (LSB)

Metode ini menyisipkan bit pada bit rendah atau bit yang paling kanan (LSB) pada data pixel yang menyusun file tersebut. 

2. Algorithms and Transformation

Menyembunyikan data dalam fungsi matematika.

3. Redundant Pattern Encoding

Menggambar pesan kecil pada gambar.

4. Spread Spectrum method


Tujuan dari steganografi adalah merahasiakan atau menyembunyikan keberadaan dari sebuah pesan tersembunyi atau sebuah informasi.

Pemanfaatan steganografi pada teknologi

1.Teknik Steganografi Pada Gambar

Teknik steganografi gambar dapat dibagi menjadi dua bagian: spatial domain dan transform / frekuensi domain. Pada spatial  domain informasi dimasukkan kedalam tiap pixel satu persatu. Sementara itu, pada transform domain, gambar ditransformasikan terlebih dulu kemudian informasi baru dimasukkan ke gambar.Teknik steganografi pada spatial domain menggunakan metoda bit-wise yang  menggunakan  penyisipan  bit dan   noise   manipulation.   Format gambar yang paling cocok untuk cara ini adalah tipe lossless. Namun, cara ini sangat bergantung kepada format gambarnya, (Morkel, dkk, 2005).

2.Citra (Image)

File Citra pada komputer merupakan array bilangan yang merepresentasikan nilai intensitas cahaya yang bervariasi (pixel). Kumpulan pixel-pixel inilah yang membentuk suatu citra. Citra yang sering digunakan umum adalah citra 24 bit dan citra 8 bit (256 colors), (Johnson, 1998).

Kriteria Steganografi yang Bagus

Penyembunyian data rahasia ke dalam citra digital akan mengubah kualitas citra tersebut. Kriteria yang harus diperhatikan dalam penyembunyian data adalah, (Munir, 2005) :

1.  Fidelity. Mutu citra penampung tidak jauh berubah. Setelah penambahan data rahasia, citra hasil steganografi masih terlihat dengan baik. Pengamat tidak mengetahui kalau di dalam citra tersebut terdapat data rahasia.

2.  Robustness. Data yang disembunyikan harus tahan terhadap manipulasi yang dilakukan pada citra penampung (seperti pengubahan kontras, penajaman, pemampatan, rotasi, perbesaran gambar, pemotongan (cropping), enkripsi, dan sebagainya). Bila pada citra dilakukan operasi pengolahan citra, maka data yang disembunyikan tidak rusak.

3. Recovery. Data yang disembunyikan harus dapat diungkapkan kembali (recovery). Karena tujuan steganografi adalah data hiding, maka sewaktu-waktu data rahasia di dalam citra penampung harus dapat diambil kembali untuk digunakan lebih lanjut.

1.algortima steganografi kompresi

Algoritma kompresi yang bersifat lossy umumnya digunakan untuk memampatkan berkas–berkas gambar, video ataupun suara, hal ini menimbang perubahan (penghilangan) sedikit pada berkas asal tidak akan menimbulkan efek yang mampu ditangkap oleh indra manusia. Sedangkan algoritma kompresi yang bersifat lossless umumnya digunakan untuk berkas teks atau binary

2.algoritma steganografi spread centrum

Spread spectrum dalam dunia komunikasi merupakan proses sinyal pita sempit dimodulasi oleh sinyal pita lebar yang akan menyebar sinyal pita sempit tersebut [5]. Dalam steganografi, sinyal pita sempit dianalogikan dengan hidden data yang akan disisipkan dan sinyal pita lebar dianalogikan sebagai citra digital yang telah didekomposisi wavelet atau media digital yang akan disisipi hidden data. Pada penelitian ini, diajukan sebuah algoritma steganografi baru permutasi Chaotic berbasis multiputaran mengecil dan membesar (PCMPK/B) yang memiliki ruang kunci yang sangat besar, sehingga dapat diterapkan untuk metode steganografi yang tahan terhadap brute force attack serta dapat mengantisipasi kebutuhan ruang kunci yang besar. Metode ini dikembangkan dalam perangkat lunak berbasis C#, dan diimplementasikan dalam perangkat lunak Matlab untuk steganografi citra digital dengan tingkat keamanan tinggi, proses yang cepat, dan sekaligus tahan terhadap gangguan yang dapat digunakan untuk mengantisipasi perkembangan pertukaran informasi melalui sosial media, M2M, dan IOT. Metode PCMPK/B juga diimplementasikan dalam algoritma enkripsi Chaotic Encryption System

CES) yang dikembangkan dalam perangkat lunak berbasis C.

3.algoritma steganografi redudant pattern encoding adalah menggambarkan pesan kecil pada kebanyakan gambar.keuntungan metode ini adalah dapat bertahandari crooping  (kegagalan).kerugiannya yaitu tidak dapat menggambarkan pesan yang lebih besar 

4 algoritma steganografi least signifikan bit insertion

Least Significant Bit (LSB) digunakan untuk menyisipkan pesan ke dalam media penyisipan citra warna 24 bit (cover image) pada setiap 2 bit yang paling signifikan dari setiap warna citra (Red, Green, dan Blue), sehingga setiap pixel citra warna dapat menampung 6 bit pesan teks. Dalam menentukan letak pixel citra warna yang akan disisipi pesan, digunakan algoritma pembangkit bilangan acak semu, yaitu Linear Congruential Generator (LCG). Hasil eksperimen menunjukkan perhitungan Peak Signal to Noise ratio (PSNR) untuk setiap citra yang disisipkan dengan ukuran pesan maksimal (stego image), menghasilkan nilai diatas 40 dB.

Stegosystem pada algoritma steganografi 

Stegosystem di sini berisi tentang penyerangan-penyerangan yang dilakukan terhadap suatu sistem steganografi, sebuah perbedaan penting harus dibuat di antara penyerangan-penyerangan pasif di mana penyerang hanya dapat memotong data, dan penyerangan-penyerangan aktif di mana penyerang juga dapat memanipulasi data.

Proses stegosistem pada algoritma steganografi 

Proses Stegosistem


Secara umum stegosystem terdiri dari tiga tahap yaitu :

1. algoritma untuk mendapatkan kunci, 

2. mengkodekan pesan, 

3. dan men-decode pesa

Penyerangan-penyerangan berikut memungkinkan dalam model dari stegosistem ini:


Stego-Only-Attack (Penyerangan hanya Stego). Penyerang telah menghalangi stego data dan dapat menganalisisnya.Stego-Attack (Penyerangan Stego). Pengirim telah menggunakan cover yang sama berulangkali untuk data terselubung. Penyerang memiliki berkas stego yang berasal dari cover file yang sama. Dalam setiap berkas stego tersebut, sebuah pesan berbeda disembunyikan.Cover-Stego-Attack (Penyerangan selubung Stego). Penyerang telah menghalangi berkas stego dan mengetahui cover file mana yang digunakan untuk menghasilkan berkas stego ini. Ini menyediakan sebuah keuntungan melalui penyerangan stego-only untuk si penyerang.Manipulating the stego data (Memanipulasi data stego). Penyerang memiliki kemampuan untuk memanipulasi data stego. Jika penyerang hanya ingin menentukan sebuah pesan disembunyikan dalam berkas stego ini, biasanya ini tidak memberikan sebuah keuntungan, tapi memiliki kemampuan dalam memanipulasi data stego yang berarti bahwa si penyerang mampu memindahkan pesan rahasia dalam data stego (jika ada).Manipulating the cover data (Memanipulasi data terselubung). Penyerang dapat memanipulasi data terselubung dan menghalangi hasil data stego. Ini dapat membuat tugas dalam menentukan apakah data stego berisikan sebuah pesan rahasia lebih mudah bagi si penyerang

Selasa, 20 Oktober 2020

Keamanan sistem komputer "KRIPTOGRAFI"

 MATERI PERKULIAHAN 6  

                     



 Semester 3 -2020/2021
S1 TEKNIK INFORMATIKA
KEAMANAN SISTEM INFORMATIKA -
C31040319
Dosen:Desi Rose Hertina,ST,M.Kom
Nama:Melani Yunisa Baitang
Nim:201931074
Daeah Asal: Way Kanan,Lampung
Lokasi terkini:Jakarta,DKI Jakarta






HALLO SEMUANYAA SEMOGA TLISAN AKU KALI INI BERMANFAAT BUAT TEMEN EMEN SEUA YAA:)

Kriptografi yaitu  proses mengubah pesan sedemikian rupa sehingga maknanya disembunyikan dari musuh atau lawan yang mungkin menangkapnya. 

Sejarah Kriptografi

Sejarah penulisan rahasia tertua dapat ditemukan pada peradaban Mesir kuno, yakni tahun 3000 SM. Bangsa Mesir menggunakan ukiran rahasia yang disebut dengan hieroglyphics untuk menyampaikan pesan kepada orang-orang yang berhak.Awal tahun 400 SM bangsa Spartan di Yunani memanfaatkan kriptografi di bidang militer dengan menggunakan alat yang disebut scytale, yakni pita panjang berbahan daun papyrus yang dibaca dengan cara digulungkan ke sebatang silinder. Sedangkan peradaban Cina dan Jepang menemukan kriptografi pada abad 15 M.Sejarah penulisan rahasia tertua dapat ditemukan pada peradaban Mesir kuno, yakni tahun 3000 SM. Bangsa Mesir menggunakan ukiran rahasia yang disebut dengan hieroglyphics untuk menyampaikan pesan kepada orang-orang yang berhak.


Awal tahun 400 SM bangsa Spartan di Yunani memanfaatkan kriptografi di bidang militer dengan menggunakan alat yang disebut scytale, yakni pita panjang berbahan daun papyrus yang dibaca dengan cara digulungkan ke sebatang silinder. Sedangkan peradaban Cina dan Jepang menemukan kriptografi pada abad 15 M.Peradaban Islam juga menemukan kriptografi karena penguasaannya terhadap matematika, statistik, dan linguistik. Bahkan teknik kriptanalisis dipaparkan untuk pertama kalinya pada abad 9 M oleh seorang ilmuwan bernama Abu Yusuf Ya’qub ibn ‘Ishaq as-Shabbah al Kindi atau dikenal dengan Al-Kindi yang menulis kitab tentang seni memecahkan kode. Kitabnya berjudul Risalah fi Istikhraj al-Mu’amma (Manuskrip untuk memecahkan pesan-pesan Kriptografi). Terinspirasi dari perulangan huruf dalam Al-Qur’an, Al-Kindi menemukan teknik analisis frekuensi, yakni teknik untuk memecahkan ciphertext berdasarkan frekuensi kemunculan karakter pada sebuah pesan (Wirdasari, 2008).

Tujuan Kriptografi


Ada empat tujuan mendasar dari ilmu kriptografi ini yang juga merupakan aspek keamanan informasi yaitu :

1.Kerahasiaan, adalah layanan yang digunakan untuk menjaga isi dari informasi dari siapapun kecuali yang memiliki otoritas atau kunci rahasia untuk membuka/mengupas informasi yang telah disandi

2.Integritas data, adalah berhubungan dengan penjagaan dari perubahan data secara tidak sah. Untuk menjaga integritas data, sistem harus memiliki kemampuan untuk mendeteksi manipulasi data oleh pihak-pihak yang tidak berhak, antara lain penyisipan, penghapusan, dan 3.pensubsitusian data lain kedalam data yang sebenarnya.Autentikasi, adalah berhubungan dengan identifikasi/pengenalan, baik secara kesatuan sistem maupun informasi itu sendiri. Dua pihak yang saling berkomunikasi harus saling memperkenalkan diri. Informasi yang dikirimkan melalui kanal harus diautentikasi keaslian, isi datanya, waktu pengiriman, dan lain-lain.Non-repudiasi., atau nirpenyangkalan adalah usaha untuk mencegah terjadinya penyangkalan terhadap pengiriman.

Enkripsi (encryption) bisa dikatakan sebagai suatu proses dimana kita bisa mengubah pesan asli ke dalam bentuk yang tidak bisa dikenal. Sehingga pesan benar-benar berbeda dari bentuk asli sebelumnya. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa hacker tidak bisa membaca data. Juga menjadi alasan mengapa pengirim pesan menggunakan algoritma enkripsi. Secara umum, enkripsi bekerja dengan bantuan algoritma kunci. Data dienkripsi agar aman sehingga tidak bisa dicuri. Namun, banyak juga perusahaan terkenal yang mengenkripsi data untuk menjaga kerahasiaan perdagangan mereka dari kompetitor. Lalu, bagaimana dengan dekripsi?

 Decryption adalah proses pengubahan data terenkripsi ke dalam bentuk yang mudah dibaca sehingga mudah dimengerti oleh manusia dan komputer. Dekripsi dilakukan dengan mendekripsi teks secara manual atau bahkan dengan bantuan kunci yang telah digunakan sebelumnya untuk mengenkripsi pesan asli.


Dalam kriptografi, Stream cipher dan Block cipher adalah dua algoritma enkripsi / dekripsi yang termasuk dalam keluarga cipher kunci simetris. Biasanya cipher mengambil teks biasa sebagai input dan menghasilkan ciphertext sebagai output. Blok cipher mengenkripsi blok bit dengan panjang tetap menggunakan transformasi yang tidak bervariasi. Cipher stream mengenkripsi aliran bit dengan panjang yang bervariasi dan menggunakan transformasi yang berbeda pada setiap bit.

Apa itu Stream Cipher?

Aliran sandi milik keluarga kunci sandi simetris. Stream cipher menggabungkan bit teks biasa dengan stream bit sandi pseudorandom dengan penggunaan operasi XOR (eksklusif-atau). Cipher stream mengenkripsi digit teks biasa satu per satu dengan berbagai transformasi untuk digit berturut-turut. Karena enkripsi setiap digit tergantung pada kondisi mesin cipher saat ini, stream cipher juga dikenal sebagai cipher negara. Biasanya, bit / gigitan tunggal digunakan sebagai digit tunggal. Untuk menghindari masalah keamanan, harus dipastikan bahwa kondisi awal yang sama tidak digunakan lebih dari sekali. Stream cipher yang paling banyak digunakan adalah RC4.


Apa itu Block Cipher?

Block cipher adalah cipher kunci simetris lainnya. Cipher blok beroperasi pada blok (kelompok bit) dengan panjang tetap. Blok cipher menggunakan transformasi tetap (tidak berubah) untuk semua digit di blok. Misalnya, ketika blok x-bit teks biasa (bersama dengan kunci rahasia) disediakan sebagai input ke mesin blok cipher, ia menghasilkan blok x-bit ciphertext yang sesuai. Transformasi aktual tergantung pada kunci rahasia. Demikian pula, algoritma dekripsi memulihkan blok x-bit asli dari plaintext menggunakan blok x-bit dari ciphertext dan kunci rahasia di atas sebagai input. Dalam hal pesan input terlalu panjang dibandingkan dengan ukuran blok, itu akan dipecah menjadi blok dan blok-blok ini akan (secara individu) dienkripsi menggunakan kunci yang sama. Namun, karena kunci yang sama digunakan, setiap urutan berulang dalam teks biasa menjadi urutan berulang yang sama dalam teks sandi, dan ini dapat menyebabkan masalah keamanan. Cipher blok yang populer adalah DES (Data Encryption Standard) dan AES (Advanced Encryption Standard).

Algoritma Hibrid

Sistem Hibrid (Hybrid systems)Sistem ini mengggabungkan chiper simetrik dan asimetrik. Proses ini dimulai dengan negosiasi menggunakan chiper asimetrik dimana kedua belah pihak setuju dengan private key/session key yang akan dipakai. Kemudian session key digunakan dengan teknik chiper simetrik untuk mengenkripsi conversation ataupun tukar-menukar data selanjutnya. Suatu session key hanya dipakai sekali sesi. Untuk sesi selanjutnya session key harus dibuat kembali. 

Pendistribusian KeyDalam pendistribusian suatu key dapat dilakukan dengan bermacam cara misalnya download, diberikan secara langsung dsb. Untuk mencegah pemalsuan key oleh pihak ketiga maka diperlukan adanya certificate.

Protokol pernyetujuan keyAtau disebut juga protokol pertukaran key adalah suatu sistem dimana dua pihak bernegosiasi untuk menentukan secret value. Contohnya adalah SSL (secure socket layer).

Teknik Dasar Kriptografi Terbagi 5 Jenis, yaitu :

1. Substitusi

2. Blocking

3. Permutasi

4. Ekspansi

5. Pemampatan

Lanjut Ke penjelasan Dan Contohnya :

1. SUBSTITUSI

Dalam kriptografi, sandi substitusi adalah jenis metode enkripsi dimana setiap satuan pada teks terang digantikan oleh teks tersandi dengan sistem yang teratur. Metode penyandian substitusi telah dipakai dari zaman dulu (kriptografi klasik) hingga kini (kriptografi modern),

Langkah pertama adalah membuat suatu tabel substitusi. Tabel substitusi dapat dibuat sesuka hati, dengan catatan bahwa penerima pesan memiliki tabel yang sama untuk keperluan decrypt.  Bila tabel substitusi dibuat secara acak, akan semakin sulit pemecahanciphertext oleh orang yang tidak berhak.

Metode ini dilakukan dengan mengganti setiap huruf dari teks asli dengan huruf lain sebagai huruf sandi yang telah didefinisikan sebelumnya oleh algoritma kunci.

Contoh:



2. BLOCKING
Sistem enkripsi ini terkadang membagi plaintext menjadi beberapa blok yang terdiri dari beberapa karakter, kemudian di enkripsikan secara independen.

Caranya :
Plaintext dituliskan secara vertikal ke bawah berurutan pada lajur, dan dilanjutkan pada kolom berikutnya sampai seluruhnya tertulis. Ciphertext-nya adalah hasil pembacaan plaintext secara horizontal berurutan sesuai dengan blok-nya.

Contoh :


3. PERMUTASI
Salah satu teknik enkripsi yang terpenting adalah permutasi atau sering juga disebut transposisi. Teknik ini memindahkan atau merotasikan karakter dengan aturan tertentu. Prinsipnya adalah berlawanan dengan teknik substitusi. Dalam teknik substitusi, karakter berada pada posisi yang tetap tapi identitasnya yang diacak. Pada teknik permutasi, identitas karakternya tetap, namun posisinya yang diacak.

Caranya
Sebelum dilakukan permutasi, umumnya plaintext terlebih dahulu dibagi menjadi blok-blok dengan panjang yang sama.
Plaintext akan dibagi menjadi blok-blok yang terdiri dari 6 karakter, dengan aturan permutasi, sebagai berikut :


4. EKSPANSI
Suatu metode sederhana untuk mengacak pesan adalah dengan memelarkan pesan itu dengan aturan tertentu.  Salah satu contoh penggunaan teknik ini adalah dengan meletakkan huruf konsonan atau bilangan ganjil yang menjadi awal dari suatu kata di akhir kata itu dan menambahkan akhiran “an”. Jika suatu kata dimulai dengan huruf vokal atau bilangan genap, ditambahkan akhiran “i”.
Contoh :


5. PEMAMPATAN
Mengurangi panjang pesan atau jumlah bloknya dengan cara lain untuk menyembunyikan isi pesan.
Contoh sederhana ini menggunakan cara menghilangkan setiap karakter ke-tiga secara berurutan. Karakter-karakter yang dihilangkan disatukan kembali dan disusulkan sebagai “lampiran” dari pesan utama, dengan diawali oleh suatu karakter khusus, dalam contoh ini menggunakan ”  * “.
Contoh :


sumber dari : http://ondigitalforensics.weebly.com/cryptography/pengertian-dan-contoh-kriptografi-dengan-proses-enkripsi-dan-dekripsi